Tips Memilih Pengasuh Anak (Babysitter)

pengasuh anakJika bunda adalah wanita bekerja, tentunya tidak memiliki terlalu banyak waktu untuk mengasuh anak ya? Lebih banyak waktu yang dihabiskan di kantor, membuat bunda harus memiliki pengasuh anak (babysitter) yang pintar dan dapat dipercaya.

Memang bunda bisa menelepon ke rumah sampai video call, tapi bila pengasuh anak bunda dapat dipercaya, tentu bunda juga lebih tenang dalam bekerja, mengetahui si kecil aman, nyaman dan terpelihara di rumah di tangan pengasuh yang pertanggung jawab.

Apalagi jaman sekarang kan banyak pengasuh anak yang ‘tega’ asal bekerja, dan banyaknya cerita horror yang beredar tentang babysitter pasti makin membuat bunda ‘deg-deg an’

Paling menyenangkan memang kalau bunda mendapat pengasuh anak ‘warisan’ alias suster dari teman atau keluarga yang punya reputasi baik dan sudah bunda kenal, tapi jaman sekarang kayaknya sudah langka ya, ART (Asisten Rumah Tangga) bisa awet sampai setahun aja sudah patut disyukuri kan?

So, gimana nich tips nya memilih pengasuh anak (babysitter)?

  • Gunakan agen yang resmi dan jelas serta bereputasi, bunda bisa tanya ke kenalan-kenalan bunda, mereka mendapat pengasuh anak dari agen yang mana, karena ada agen-agen tertentu yang suka bongkar pasang referensi mereka, beberapa bulan di sini dipindah ke sana, dst kan kasihan juga anak sudah terbiasa dengan pengasuhnya, lalu ganti pengasuh lagi, juga bunda pun harus menyesuaikan diri dengan orang baru lagi.
  • Tanyakan dengan jelas ke agen tersebut, seberapa jauh mereka mau bertanggung jawab, dalam artian bilamana tidak ada kecocokan antara bunda dan pengasuh anak dari mereka, apakah mereka mau mencarikan pengganti.
  • Lakukan wawancara dengan calon pengasuh anak, apakah mereka menyukai anak-anak, sudah memiliki pengalaman kerja atau belum, dan mungkin bunda memiliki syarat tertentu terhadap pengasuh anak
  • Perhatikan dengan seksama attitude (sikap) serta nada bicara calon pengasuh anak, apakah mereka lembut, atau kasar karena ini juga akan menjadi respons pengasuh anak tersebut kepada anak bunda.
  • Jangan lupa meminta tanda pengenal (identitas) pengasuh anak, bilamana perlu cek kebenarannya.

Sekalipun bunda merasa sudah menemukan pengasuh yang sesuai, hendaknya bunda tetap mengawasi dan mendampingi pengasuh anak pada awal mereka bekerja. Hal ini sekaligus memberikan anak masa peralihan yang menyenangkan…

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter