Ide Menulis dan Mengisi Blog

Lama banget rasanya nggak menulis blog lagi, semua blog saya yang dulu aktif saya gunakan mencari penghasilan tambahan, pelan2 mundur posisinya dari daftar pencarian Google. Dan saya tahu memiliki keluarga dan anak batita bukanlah alasan, karena banyak sekali ibu bekerja yang masih saja sempat mengisi blog mereka, menulis untuk berjualan, atau sekedar mencurahkan isi hatinya dan berbagi kehidupan sehari-hari.

Beberapa hari ini mulai ada kerinduan untuk menulis kembali di blog (dan semoga bisa konsisten kembali mengisi blog), dan kalau dipikir-pikir kenapa saya ingin mulai menulis kembali adalah keinginan untuk mencurahkan ide, pikiran, pengalaman, curhat dan sebagainya di tengah segala rutinitas rumah tangga dan segala kegiatan lainnya.

menulis blog

Kalau dipikir apa yang bisa ditulis, sebenarnya banyak juga, karena hampir setiap pengalaman bisa loh dikembangkan menjadi ide menulis blog. Contohnya, obrolan antara ibu-ibu sesama pengantar anak sekolah playgroup, ada yang cerita soal ART, pengasuh anak, resep sehat, ide liburan, makanan sehat, ada juga yang jualan makanan, macam-macam deh.

Cerita soal pengasuh anak atau ART bisa dijadikan bahan mengisi blog dengan dikembangkan menjadi tips mencari ART (Asisten Rumah Tangga) yang baik, cara bekerja sama yang baik dengan pengasuh anak.

Pengasuh anak maupun ART janganlah kita anggap sebagai pekerja, namun jadikan mereka partner kita menjalankan roda kegiatan rumah tangga. Dengan adanya pengasuh anak maupun ART, ibu jadi punya waktu lebih untuk dirinya sendiri, yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat, maupun bekerja (berbisnis) menambah penghasilan keluarga.

Memiliki pengasuh anak maupun ART yang dapat kita percaya merupakan suatu ‘aset’, nggak mudah banget loh jaman sekarang mendapatkan para asisten yang dapat kita percaya apalagi yang kita titipkan adalah ‘anak’

Bila kita mampu menggaji lebih, jangan menekan mereka, berikanlah yang menjadi hak mereka, sehingga mereka bekerja dengan tenang dan sukacita bersama kita. Dengan berjalan lancarnya segala urusan rumah tangga, ibu jadi nggak kepikiran saat aktivitas mencari penghasilan di luar rumah.

Nah, mudah kan mengisi blog itu sebenarnya? Mudah banget, yang sulit itu konsistensinya, waktu harus diatur sedemikian rupa, memaksa diri sendiri untuk melakukan sesuatu pada waktu yang sudah ditentukan, kalau nggak selalu saja ada alasan untuk tidak melakukan ini dan itu. Kemudian sesal yang dirasakan, umur bertambah tapi tidak berkarya.

Saya membaca entah di mana agak lupa, kalau menulis merupakan terapi, kita bisa mencurahkan isi hati dan pikiran kita, serta menata pikiran kita (biar nggak ruwet isi kepala dengan aneka ide dan keresahan).

Mengisi blog sebagai terapi pasti lebih seru kalau juga bisa sambil berpenghasilan, kita bisa menjual produk sendiri, produk orang lain, menjadi reseller dan banyak lagi dengan menyertakan tautan ke dagangan-dagangan tersebut dalam artikel kita atau sekedar memasang banner menarik di blog kita, lumayan banget loh kalau kita rajin mengisi blog kita.

Blog yang rajin di update (rajin mengisi artikel) biasanya disukai orang, sehingga nanti kita akan punya pembaca setia, mereka bisa menjadi calon konsumen, atau merekalah yang nantinya akan memperkenalkan blog kita kepada teman-teman mereka, sehingga jumlah pembaca kita akan bertambah.

So, teman-teman ada yang jadi ingin memiliki blog pribagi nggak nich? Jadi nggak melulu Cuma update facebook, twitter, instagram, tapi juga memiliki blog pribadi yang bisa memberikan manfaat kepada para pembaca. Blog pribadi bisa tentang topik tertentu atau sekedar menulis apapun ide atau opini yang terlintas, mudah banget.

Habis makan di warung yang rasanya lezat dan harganya terjangkau (murah meriah) itu saja sudah bisa loh dikembangkan menjadi tulisan untuk mengisi blog, seandainya pun tulisan itu tidak memberikan hasil kepada kita sebagai penulis, pastinya kita telah membantu pemilik warung tersebut dengan promosi kita.

Baru membaca buku menarik, tulis saja judul buku, pengarang, serta apa yang bisa didapatkan para pembaca dari buku tersebut, buat pembaca penasaran untuk membacanya, ini sudah jadi ide sederhana mengisi blog juga kan?

Habis bertengkar dengan pacar atau pasangan, bisa loh, curhatnya dibuat yang bermanfaat, misalnya kenapa bertengkar, bagaimana menyelesaikannya, dan seterusnya.

Intinya menulis mengisi blog itu sangat mudah, ibaratnya ada berbagai bahan untuk dimasak, akan menjadi apa masakan tersebut, tinggal pintar-pintarnya sang koki untuk mengolah, memberikan bumbu pada aneka bahan tersebut… Benar kan?

Mulai menulis yuk… jadikan setiap obrolan maupun ide yang melintas menjadi lebih bermakna dan bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain yang membaca tulisan kita…

 

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Incoming search terms:

  • pintar menulis untuk jualan
  • cara biar anak pintar menulis