Melatih Jiwa Sosial Anak-Anak

Naluri untuk membantu orang lain biasanya sudah dimiliki seseorang sejak usia anak-anak bahkan sejak lahir, tapi tetap saja diperlukan untuk dilatih supaya anak-anak sejak dini bisa memahami mengapa mereka harus berbagi dengan orang lain, kapan dan bagaimana cara mereka bisa berbagi dengan sesama.

Contoh yang terbaik adalah dengan memberikan contoh, karena menasehati anak kecil juga tidak mudah, mereka belum kaya akan kosa kata, dan tidak mudah juga menjelaskan dalam bahasa dan pengertian yang bisa dimengerti oleh anak-anak, karena itu, lebih baik memberikan contoh.. misalnya saja memberikan contoh member sedekah kepada pengemis tua, dan terkadang biarkan anak yang memberikan sedekah kepada mereka. Sambil jelaskan bahwa mereka kurang beruntung dan mungkin tidak dapat membeli makanan karena tidak memiliki uang.

Ajari si kecil untuk berbagi makanan dan saling meminjamkan mainan dengan sepupu atau teman main mereka, ini juga untuk melatih mereka bersosialisasi dan tidak pelit. Bahwa tidak ada salahnya berbagi dengan teman lain yang mungkin tidak memiliki mainan seperti miliknya. Juga berbagi makanan dengan teman lain di sekolah…

Saat membersihkan rumah, kerap kali ditemukan sepatu yang sudah kekecilan tapi kondisinya masih bagus, pakaian lama yang sudah tidak dipakai tapi masih layak pakai, mungkin si kecil memiliki beberapa tas sekolah yang sudah tidak dipakai, juga mainan yang terlalu banyak untuk disimpan bahkan sudah tidak digunakan lagi… ajak si kecil untuk membereskan barang-barang tersebut dan menyumbangkannya mungkin ke panti asuhan. Jelaskan bahwa anak-anak di sana sudah tidak memiliki orang tua yang membelikan banyak mainan, pakaian kepada mereka, dan alangkah baiknya bila barang-barang yang masih layak pakai yang sudah tidak digunakan itu bisa bermanfaat dan menyenangkan hati anak-anak itu.

Tidak harus menyumbangkan berupa uang, justru dengan menyumbangkan barang-barang berupa benda, kita juga melatih anak-anak untuk lebih peka terhadap barang-barang milik mereka, bahwa mereka tidak selayaknya berboros hati membeli banyak barang-barang yang tidak dibutuhkan sementara banyak anak-anak yang tidak memiliki apa-apa.

Latih anak-anak untuk menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk keperluan sosial, uang tersebut dapat disimpan dalam tabungan, dan bilamana di sekolah mereka ada kegiatan sosial, mereka bisa menggunakan uang tersebut untuk dana sosial mereka.

Melatih kebiasaan berbagi, membuat anak memiliki kepekaan terhadap yang terjadi di sekitarnya.. orang tua tidak perlu melindungi anak dari berbagai kenyataan pahit, tapi memberikan pengertian kepada mereka, ajari mereka mensyukuri apa yang mereka miliki dan salah satu wujud bersyukur adalah membantu mereka yang membutuhkan uluran tangan.

 

Share this:
Share this page via Email Share this page via Stumble Upon Share this page via Digg this Share this page via Facebook Share this page via Twitter

Incoming search terms:

  • melatih jiwa sosial anak